Selasa, 14 Juni 2011

Alun-Alun Kota Malang, Part 1


Pada zaman sekarang, hampir semua kota di indonesia memiliki sebuah alun-alun. Alun-alun pada masa sekarang ini lebih berfungsi sebagai pusat keramaian atau tempat berkumpulnya masyarakat dari segala lapisan. alun-alun Malang yang sudah direnovasi beberapa kali inipun saat ini lebih berfungsi sebagai tempat masyarakat bersantai bersama keluarga sambil menikmati air mancur dan gedung-gedung serta pusat pertokoan yang mengitari alun-alun.



Beberapa pedagang kaki lima juga memanfaatkan alun-alun sebagai ajang untuk mencari nafkah, dan di alun-alun ini kita juga bisa melihat langsung pertunjukan yang sudah ada sejak bertahun-tahun yang lalu, yaitu sebuah tontonan yang menampilkan kepandaian seekor kera kecil mengendarai sepepda pancal, si pemilik biasanya mengiringi pertunjukan ini dengan tabuhan ala kadarnya sambil memberikan instruksi pada si kera. Masyarakat biasa menyebut pertunjukan ini dengan istilah "Komidi Bedes". Brati, Topeng Monyet itu udah lama banget yak gan terkenalnya, :ngakak

SEJARAH
VERSI 1

Pada awalnya Alun-alun merupakan tempat berlatih perang (gladhi yudha) bagi prajurit kerajaan, tempat penyelenggaraan sayembara dan penyampaian titah (sabda) raja kepada kawula (rakyat), pusat perdagangan rakyat dan juga hiburan.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...